Delapan Ekor Ayam Tanpa Dokumen Dimusnahkan Petugas Karantina Pertanian Ende

  • Bagikan

( Suasana Acara Pemusnahan Delapan Ekor Ayam Yang Tidak Dilengkapi Dengan Dokumen Karantina di Labuan Bajo, foto : Ziliwu )

DetikFlores.Com || Labuan Bajo – Delapan ekor ayam kampung tanpa dokumen dimusnahkan oleh petugas Karantina Pertanian Ende di lokasi Rumah Dinas Karantina Wilker Labuan Bajo arah sernaru Labuan Bajo Manggarai Barat pada 9 September 2021.

Delapan ekor ayam kampung tersebut diketahui berasal dari Bima Via Kapal KMP. Cakalang dan dari Kabupaten Bulukumba Via Kapal KMP. Sangke Palangga.

Sebelumnya, petugas mendapatkan delapan ekor ayam kampung ini saat petugas melakukan pengawasan di Kapal KMP. Cakalang danĀ  Kapal KMP. Sangke Palangga di Pelabuhan ASDP Labuan Bajo Manggarai Barat pada 9 juni 2021 dan pada 21 juni 2021.

Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Ende Kostan menjelaskan, berdasarkan undang undang nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Ikan, Hewan, dan Tumbuhan Pasal 33, setiap ikan hewan dan tumbuhan yang masuk ke wilayah indonesia harus dengan memenuhi tiga persyaratan.

“Syarat yang pertama yaitu wajib dilengkapi sertifikat kesehatan dari negara asal dan negara transit bagi hewan, bahan asal hewan, hasil bahan asal hewan, ikan, tumbuhan, dan bagian bagian tumbuhan, kecuali media pembawa yang tergolong benda lain.

Lanjut Kostan yang kedua, harus melalui jalur jalur tempat yang telah ditetapkan, dan ketiga, wajib dilaporkan dan diserahkan ke petugas karantina untuk dilakukan pengecekan,” kata Kostan.

Sesuai tindakan, pihak Karantina Pertanian Kelas II Ende telah melakukan penahanan dari delapan ekor ayam kampung tersebut juga telah memberikan kesempatan kepada pemilik untuk melengkapi dokumenya namun pihak pemilik tidak menyanggupi.

Karna pemilik tidak menyanggupi, maka dilakukan penolakan. penolakan bertujuan agar pemilik segera membawa kembali media pembawa delapan ekor ayam ke daerah asal atau keluar dari area tujuan oleh pemilik dalam jangka waktu yang ditetapkan. Tetapi karna tidak menyanggupi maka dimusnahkan oleh petugas.

“Kami sudah melakukan penahanan penolakan dan telah memberikan kesempatan kepada pemilik namun tidak melengkapi dokumenya jadi sesuai aturan undang undang kita akan lakukan pemusnahan guna untuk mencegah hama penyakit dari luar agar tidak masuk di wilayah Flores ini dan hari ini kita sudah musnahkan,” tegas Kostan.

Kostan berpesan dan menghimbau kepada seluruh masyarakat bagi setiap yang membawa ikan, tumbuhan, dan hewan keluar ke setiap daerah agar tetap melengkapi semua dokumen yang dibutuhkan.

“Kita berharap Semoga kedepan masyarakat lebih sadar dan taat akan aturan dan melengkapi dokumenya,” tutup kostan.

Dalam pelaksanaan pemusnahan delapan ekor ayam kampung tersebut, turut juga disaksikan oleh pihak instansi lain yakni dari KP3 Labuan Bajo, UPP Labuan Bajo, ASDP Labuan Bajo, Lanal Labuan Bajo, Koramil 16-12/02 Komodo, Kejaksaan, dan para Media Labuan Bajo. ( Ziliwu )

  • Bagikan